
Memahami cara membedakan emas asli dengan kuningan adalah langkah penting sebelum Anda menjual atau membeli perhiasan. Sekilas, kedua logam ini tampak mirip karena sama-sama berwarna kuning mengilap. Namun, nilai keduanya tentu sangat berbeda.
Dengan mengetahui ciri khas emas asli, Anda bisa terhindar dari risiko kerugian akibat salah menilai. Di sini kami akan membantu Anda mengenali perbedaan emas asli dan kuningan dengan cara yang mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Emas merupakan unsur logam murni dengan kilau kuning yang khas dan tidak mudah pudar. Logam ini terbentuk secara alami di dalam batuan, urat kuarsa, atau endapan sungai, menjadikannya salah satu logam paling bernilai di dunia.
Emas dikenal lembut, padat, mudah dibentuk, serta tahan terhadap reaksi kimia, sehingga tidak mudah berkarat atau berubah warna.
Sementara kuningan bukanlah logam murni, melainkan campuran antara tembaga dan seng. Komposisi kedua logam tersebut dapat menghasilkan variasi warna, dari kekuningan cerah hingga agak kemerahan, serta tingkat kekuatan yang berbeda-beda.
Tapi apakah emas kuningan bisa dijual? Jawabannya adalah ya, walaupun harga emas kuningan tidak semahal emas murni. Bahan kuningan biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan alat musik, dekorasi, patung, trofi, dan lain-lain.

Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk membedakan emas dan kuningan tanpa alat khusus:
Emas memiliki kilau yang kuat, halus, dan berwarna kuning pekat. Sedangkan ciri-ciri kuningan cenderung memiliki warna lebih muda, kadang kekuningan pucat atau agak kemerahan, dengan permukaan yang tampak lebih kasar.
Emas jauh lebih padat dibandingkan kuningan. Untuk ukuran yang sama, emas bakal terasa lebih berat hampir dua kali lipat daripada kuningan. Cobalah bandingkan dengan logam sejenis untuk melihat perbedaannya agar Anda lebih yakin.
Emas merupakan logam non magnetik. Jadi jika perhiasan Anda menempel pada magnet, besar kemungkinan itu bukan emas murni melainkan kuningan atau campuran logam lain.
Uji perhiasan dengan membakar sedikit permukaannya. FYI, kuningan jika dibakar permukaannya akan menghitam akibat oksidasi, sama halnya saat Anda meneteskan cairan kimia nitric acid. Sementara emas asli tidak akan bereaksi terhadap api maupun nitric acid atau tidak akan mengalami perubahan warna.
Ketika diketuk, emas asli mengeluarkan bunyi yang redup dan panjang, sementara kuningan terdengar lebih nyaring dan cepat hilang. Selain itu, emas mudah kembali ke bentuk semula saat dibengkokkan, sedangkan kuningan bisa meninggalkan bekas atau bahkan patah.
Pengujian dengan mengendus aroma logam adalah metode paling sederhana untuk membedakan emas dan tembaga. Caranya, gosok logam selama beberapa saat hingga terasa hangat selanjutnya cium aromanya.
Jika Anda mencium bau logam kemungkinan besar itu adalah kuningan alias emas palsu. Pasalnya, unsur tembaga dan seng dalam kuningan mempunyai aroma yang cukup khas. Sementara jika tidak meninggalkan aroma apa pun, kemungkinan besar logam tersebut adalah emas.
Memahami cara membedakan emas asli dengan kuningan membantu Anda menilai keaslian perhiasan dan terhindar dari tindak penipuan. Jika Anda memiliki perhiasan emas lama, emas tanpa surat, atau emas warisan dan ingin menjualnya dengan harga terbaik, percayakan saja pada Raja Emas Indonesia.
Kami siap menaksir keaslian dan nilai emas Anda secara profesional, transparan, dan tepercaya. Dapatkan pengalaman jual emas yang aman, cepat, dan menguntungkan hanya di Raja Emas Indonesia.