
Emas imitasi kini semakin mirip dengan emas asli, sehingga Anda perlu lebih jeli dalam mengenalinya. Dengan memahami ciri-ciri emas imitasi, Anda bisa melindungi diri dari kerugian saat membeli atau menjual perhiasan.
Melalui panduan ini, Raja Emas Indonesia membantu Anda mengenali perbedaan emas asli dan palsu secara manual, agar setiap transaksi Anda tetap aman dan menguntungkan.

Ciri paling mudah untuk mengenali perhiasan imitasi adalah memperhatikan keberadaan kode emas palsu di bagian dalamnya. Pada perhiasan emas tiruan umumnya Anda akan menemukan tulisan seperti:
Jadi jika di dalam cincin, gelang, atau kalung hanya ada logo brand seperti di atas, alih-alih angka yang menunjukkan kadar emas seperti 750, 916, 999, bisa dipastikan itu emas imitasi.

Warna emas palsu sekilas bisa sangat menyerupai emas asli! Namun, jika Anda perhatikan dengan seksama, apalagi di bawah lampu atau sinar matahari, warna emas imitasi cenderung terlalu mengilap atau malah terlalu pucat.
Beberapa brand seperti Shping bahkan mempunyai ciri khas warna perhiasannya agak kemerahan seperti rose gold. Sementara emas asli tipe emas klasik akan tampak lebih hangat dan natural.
Selain itu Anda juga patut waspada jika ingin membeli perhiasan tapi warnanya terlalu mengilap seperti cat logam, karena bisa jadi itu imitasi.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan bagian pengait, terutama pada kalung atau gelang. Pasalnya logo brand pada perhiasan imitasi selalu “disembunyikan” di bagian dalam atau di pengait.
Misalnya, pada gelang emas imitasi model rantai, biasanya logo terdapat di bagian pengait atau kunci. Sementara pada kalung imitasi stempel logo sering berada di pengait belakang. Sedangkan pada cincin, logo tercetak di bagian dalam lingkaran.
Ini terutama pada perhiasan imitasi merek terkenal seperti XP, SJ, atau YFY.

Setelah meneliti bagian pengait kalung emas asli dan palsu, selanjutnya perhatikan berat perhiasan. Walaupun tidak selalu mencolok, perhiasan imitasi umumnya lebih ringan daripada emas asli dengan ukuran serupa.
Hal ini karena emas palsu terbuat dari bahan campuran seperti kuningan atau tembaga berlapis emas, yang bobotnya lebih rendah.

Cara membedakan emas asli dan palsu secara manual yang paling mudah adalah melihat harganya, karena harga tidak pernah bohong. Jadi jika Anda mendapat tawaran perhiasan emas 24 karat dengan harga jauh dibawah pasaran, hampir pasti itu bukan emas murni.
Harga emas imitasi per gram adalah sekitar 1/10 dari harga emas asli, tergantung kualitas lapisannya.

Emas asli tidak akan berubah warna meskipun terkena air, keringat, atau udara. Sementara emas imitasi bisa pudar atau berubah warna setelah sering dipakai, terutama di bagian yang sering bergesekan dengan kulit.
Selain itu emas imitasi juga meninggalkan bekas hijau atau hitam di kulit jika bahannya mengandung tembaga atau nikel. Jadi jika gejala ini terjadi pada perhiasan lama Anda, berarti material pembuatnya kemungkinan besar bukan emas asli.
Mengetahui ciri-ciri emas imitasi bukan hanya membantu Anda terhindar dari penipuan, tetapi juga membuat Anda lebih bijak dalam berinvestasi. Tidak masalah jika Anda memilih memakai emas imitasi untuk kebutuhan gaya, selama tidak menimbulkan alergi pada kulit.
Namun, jika Anda ingin memastikan nilai dan keaslian emas yang Anda miliki, serahkan penilaiannya pada ahlinya, Raja Emas Indonesia (REI). Kami menggunakan perangkat pengecekan XRF canggih di seluruh store REI, yang mampu mendeteksi kadar serta karat emas secara akurat dalam hitungan detik
Selain itu kami juga menerima penjualan perhiasan emas lama, emas tanpa surat, maupun logam mulia dengan harga terbaik dan proses yang aman.
Jadi percayakan transaksi emas Anda hanya pada mitra profesional dan transparan, Raja Emas Indonesia, solusi tepat jual emas tepercaya Anda.