
Belakangan ini, minat masyarakat terhadap lelang emas Pegadaian semakin meningkat, baik karena ingin mendapatkan harga emas yang lebih rendah maupun sekadar mencoba pengalaman baru. Melalui sistem resmi ini, Pegadaian melepas emas yang tidak ditebus oleh nasabah.
Penasaran bagaimana cara kerjanya, dan adakah risikonya? Simak selengkapnya di bawah ini.

Bagi Anda yang penasaran dengan cara membeli emas lelang di Pegadaian, prosesnya ternyata cukup mudah asal tahu langkah-langkahnya. Pegadaian menyediakan sistem lelang terbuka dan transparan. Jadi, siapa pun bisa ikut, baik secara online maupun langsung di kantor cabang.
Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:
Untuk berpartisipasi dalam lelang emas Pegadaian, pertama-tama akses situs resmi Pegadaian. Di sana, Anda dapat memeriksa jadwal lelang yang akan datang serta daftar barang yang akan ditawarkan. Pastikan ada lot emas yang tersedia.
Selanjutnya, baca dengan cermat deskripsi setiap item, termasuk berat dan kadar emas. Yang tak kalah penting, perhatikan juga harga limit (harga dasar) yang ditetapkan. Gunakan informasi-informasi ini untuk menyusun strategi penawaran dan menyiapkan anggaran yang sesuai.
Setelah menemukan barang lelang yang Anda minati, daftarkan diri sebagai peserta terlebih dahulu melalui situs resmi atau kontak narahubung Pegadaian. Setelah itu, serahkan cover bid (uang jaminan) sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk barang tersebut.
Adapun besarnya jaminan rata-rata merupakan persentase dari harga limit. Jangan khawatir, uang ini sifatnya hanya jaminan dan akan dikembalikan seluruhnya kepada Anda andaikata Anda tidak memenangkan lelang.
Selama lelang berlangsung, ajukan penawaran dengan disiplin sesuai batas anggaran yang telah Anda siapkan sebelumnya. Tawar dengan bijak dan hindari terbawa emosi atau persaingan yang tidak sehat.
Sebagai persiapan, periksa dulu harga pasar emas terkini sebagai acuan Anda. Strategi ini merupakan kunci untuk menghindari overbid, atau menawar di atas harga wajar, yang kebanyakan berujung pada kerugian.
Ingatlah bahwa tujuan utama adalah mendapatkan emas dengan harga yang masuk akal, bukan sekadar memenangkan lelang.
Apabila Anda memenangkan lelang, segera lakukan pelunasan pembayaran sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan. Setelah itu, ambil emas yang Anda menangkan di kantor Pegadaian.
Sebelum dibawa pulang, cek kembali keaslian dan kondisi fisik emas secara seksama. Jangan sampai ada cacat atau ketidaksesuaian dengan deskripsi lelang.

Usai mengetahui langkah-langkah mengikuti lelang, penting juga mengenali apa saja kelebihan dan kekurangan dari lelang emas Antam di Pegadaian. Lelang ini memang memberikan peluang menarik bagi pembeli cermat, tetapi tetap menyimpan risiko yang perlu Anda perhatikan.
Walau lelang emas Pegadaian bisa memberi peluang memperoleh emas dengan harga menarik, masih ada risiko yang perlu Anda pertimbangkan. Demikian pula dengan mekanismenya yang wajib Anda pahami agar tak salah langkah.
Jika Anda lebih suka transaksi langsung bebas ribet, percayakan pada Raja Emas Indonesia, tempat terbaik jual-beli emas maupun logam mulia lainnya dengan harga kompetitif. Kunjungi gerai Raja Emas Indonesia di kota Anda atau hubungi kami sekarang untuk memulai!