
Dari generasi ke generasi, liontin emas selalu menjadi pilihan utama bagi pencinta perhiasan klasik. Keanggunannya berpadu sempurna antara keindahan dan nilai ekonomis, menjadikannya bukan hanya sebagai pelengkap gaya tetapi juga tabungan masa depan.
Kenali lebih dalam pesonanya di bawah ini.

Sederhananya, liontin emas adalah perhiasan yang digantungkan pada kalung untuk memperindah penampilan serta menonjolkan karakter pemakainya. Tren model liontin emas sendiri kini semakin bervariasi untuk menyesuaikan gaya dan selera setiap individu.
Model klasik ini menjadi pilihan favorit sepanjang masa. Ciri khasnya adalah bentuk yang simetris dan lekukan yang halus, umumnya terbuat dari emas kuning 18 karat. Kilau hangatnya memberi kesan mewah dan anggun. Cocok bagi Anda yang menyukai gaya elegan tradisional pada momen-momen spesial.
Berkarakter modern dan minimalis, jenis ini cocok untuk tampilan profesional atau gaya urban.
Liontin ini menonjolkan desain geometris bersih dan permukaan yang terpoles halus, umumnya dari palladium rhodium untuk kilau putih metalik yang tahan lama. Tak heran jika liontin yang satu ini begitu diminati generasi muda.
Kombinasi antara emas dan batu mulia menciptakan kesan glamor. Masing-masing batu memiliki makna simbolis tersendiri, dari cinta hingga keberuntungan. Tetapi selalu perhatikan potongan dan kejernihan batu, karena kedua faktor ini amat memengaruhi nilai dan keindahannya.
Bagi yang ingin tampil beda, desain custom memungkinkan Anda menciptakan bentuk atau simbol unik sesuai makna khusus yang Anda inginkan.

Setelah mengenal berbagai jenis dan desainnya, kini waktunya membahas hal yang paling banyak membuat orang penasaran: berapa sebenarnya harga liontin yang terbuat dari emas di pasaran?
Sayangnya, jawabannya tidak bisa disamaratakan. Kombinasi dari kadar karat dan berat logam adalah penentu utama harga akhirnya, dengan desain sebagai faktor penambah nilai.
Contohnya, harga liontin 18 karat dengan berat ringan berkisar dari Rp500 ribu hingga beberapa juta rupiah. Namun, jika desainnya rumit atau menggunakan batu permata, harganya tentu bisa meningkat berkali-kali lipat.
Selain itu, faktor lain seperti tren mode dan pergerakan harga emas global turut membuat harganya berubah sewaktu-waktu.

Setelah membahas berapa kisaran harga di pasaran, pertanyaan logis selanjutnya adalah apakah liontin ini bisa Anda jual kembali ketika Anda butuhkan. Jawabannya tentu saja bisa, dan alasan inilah yang membuat orang-orang tetap menggemari logam ini sebagai aset jangka panjang. Sekali lagi, nilai jualnya bergantung pada kadar, berat, dan kondisi fisik perhiasan.
Mula-mula, toko emas akan membeli dengan potongan tertentu dari harga pasar sebab memperhitungkan ongkos pembuatan dan penyusutan. Kendati demikian, daripada aset lain, emas tergolong likuid dan nilainya cenderung naik dalam jangka panjang.
Dengan kata lain, Anda bisa meraih keuntungan dari selisihnya apabila harga emas dunia naik. Yang terpenting adalah simpan nota pembelian dan beli di toko tepercaya agar kegiatan jual-beli lebih mudah dan menguntungkan. Kesimpulannya, pastikan Anda memahami trik jual perhiasan emas agar keuntungannya optimal.
Nah, selain kilaunya, keindahan liontin emas juga terletak pada nilai ekonomisnya sebagai aset berharga. Ada perhiasan lama atau emas warisan yang menganggur? Uangkan logam mulia Anda dengan harga terbaik hanya di Raja Emas Indonesia. Tanpa surat? Tidak masalah!