
Banyak orang bertanya, apakah emas bisa luntur? Jawabannya: bisa, tergantung kadar kemurniannya. Jadi apakah emas 24 karat bisa luntur, faktanya emas dengan kadar kemurnian 99,90 – 99,98% karat hampir tidak akan luntur karena tidak bereaksi dengan udara atau keringat.
Namun, emas campuran seperti 22K atau 18K dapat mengalami oksidasi di permukaan, menyebabkan perubahan warna yang tampak kusam atau menghitam. Proses ini disebut tarnish, reaksi alami logam terhadap lingkungan.
Di sini, Raja Emas Indonesia akan mengulas penyebab emas luntur, cara merawatnya, dan solusi agar perhiasan Anda tetap berkilau seperti baru.

Meski emas dikenal tahan lama, beberapa faktor dapat membuat perhiasan Anda tampak pudar seiring waktu.
Berikut beberapa penyebab utama mengapa emas bisa luntur:
Reaksi antara logam campuran dalam emas (seperti perak atau tembaga) dengan oksigen dapat menimbulkan perubahan warna pada permukaannya.
Paparan keringat atau kelembapan tinggi dapat mempercepat proses oksidasi sehingga membuat emas tampak kusam, atau menghitam di beberapa bagian. Ini antara lain bagian bawah cincin, bagian dalam gelang, rantai kalung di area leher belakang.
Parfum, sabun, lotion, atau klorin juga dapat bereaksi dengan logam dalam emas, memicu perubahan warna atau pudar.
Semakin sering perhiasan Anda gunakan, semakin cepat terbentuk patina (lapisan tipis yang terbentuk secara alami di permukaan logam) yang membuatnya tampak lebih gelap dari semula. Pemicunya salah satunya adalah gesekan terus-menerus dengan kulit.
Semakin kecil kadar karat, luntur akan lebih cepat terjadi, misalnya pada emas emas kadar 375 (9K) atau emas 333 (8K).

Agar perhiasan emas Anda tidak mudah luntur, perhatikan beberapa cara merawat emas muda agar tetap berkilau berikut:
Klorin serta bahan kimia keras dapat mempercepat oksidasi pada logam campuran emas. Sebaiknya lepas perhiasan sebelum berenang atau membersihkan rumah.
Simpan emas di tempat kering dan tertutup rapat untuk meminimalkan terjadinya oksidasi. Sebaiknya gunakan kotak berlapis kain lembut agar perhiasan tidak bergesekan dengan logam lain.
Gunakan air hangat dan sabun lembut untuk membersihkan kotoran, lalu keringkan dengan kain lembut agar kilaunya tetap terjaga.
Hindari memakai perhiasan saat berolahraga atau bekerja agar tidak terkena keringat berlebih dan benturan yang bisa merusak permukaan emas.
Salah satu tips yang juga bisa Anda coba adalah melapisi perhiasan dengan kuteks bening (cat kuku transparan) setelah dibeli. Lapisan bening ini membantu melindungi permukaan emas dari goresan ringan dan membuat warnanya lebih awet.

Jika perhiasan Anda mulai tampak kusam atau luntur, jangan khawatir. Ada beberapa cara efektif untuk mengembalikan kilaunya:
Proses ini dilakukan dengan melapisi ulang permukaan emas menggunakan cairan khusus berisi partikel emas murni. Hasilnya, warna dan kilau emas tampak seperti baru tanpa mengubah bentuk aslinya.
Kain poles khusus untuk perhiasan dapat membantu mengangkat oksidasi ringan pada permukaan emas. Caranya cukup gosok dengan lembut kalau perhiasan mulai terlihat kusam.
Untuk hasil yang optimal, bawa perhiasan ke toko emas yang menyediakan layanan cuci perhiasan dengan perangkat ultrasonic cleaner.
Kini Anda sudah tahu jawaban dari pertanyaan apakah emas bisa luntur? Emas memang bisa tampak kusam seiring waktu, terutama jika bukan emas murni 24 karat. Namun, dengan perawatan yang tepat atau proses sepuh ulang, kilau emas bisa kembali seperti semula.
Jika Anda memerlukan mitra terbaik untuk menjual koleksi perhiasan emas lama/warisan, Raja Emas Indonesia adalah pilihan paling tepat. Kami melayani pembelian berbagai jenis emas, bahkan yang tanpa surat, dengan proses cepat, aman, dan transparan.
Kunjungi Raja Emas Indonesia sekarang dan dapatkan layanan jual beli emas tepercaya untuk kebutuhan investasi maupun perhiasan Anda.