
Memilih antara bahan palladium vs emas bukan sekadar soal selera, tetapi juga tentang memahami kualitas dan ketahanannya. Palladium dikenal lebih ringan dan tahan gores, sementara emas menawarkan prestise dan nilai jual tinggi.
Di sini Raja Emas Indonesia (REI) akan mengulas perbandingan keduanya secara menyeluruh untuk membantu Anda menentukan pilihan terbaik.

Pertanyaan seperti “palladium apakah emas putih?” sering muncul karena keduanya tampak serupa. Namun, palladium vs emas putih memiliki perbedaan mencolok.
Palladium memiliki warna putih alami yang tidak perlu dilapisi apa pun agar tetap berkilau. Logam ini akan tetap tampak cerah meski digunakan sehari-hari.
Sebaliknya, emas putih berasal dari emas kuning dengan campuran logam lain, kemudian pelapisan rhodium pada permukaannya untuk menghasilkan tampilan putih keperakan.
Jadi, jika Anda ingin perhiasan warna putih murni tanpa perawatan tambahan, palladium bisa menjadi pilihan menarik, terutama untuk cincin nikah atau tunangan.

Dari segi ketersediaan, emas putih jauh lebih mudah Anda temukan di toko perhiasan, termasuk dalam berbagai kadar seperti 14K hingga 18K. Desainnya pun beragam, dari cincin tunangan hingga kalung dan gelang.
Sementara palladium meski terlihat mewah dan populer, tapi masih tergolong langka dan umumnya hanya tersedia secara online. Hal ini membuat emas putih lebih banyak penggemarnya karena lebih praktis. Ini terutama bagi Anda yang ingin langsung membeli di toko fisik tanpa perlu menunggu pemesanan khusus.

Harga palladium vs emas sangat bergantung pada fluktuasi pasar dunia. Dalam beberapa periode, harga palladium per gram bisa sedikit lebih tinggi daripada emas, tetapi secara umum perbedaannya tidak terlalu besar.
Tapi semenjak beberapa tahun belakangan, harga emas tercatat lebih tinggi sehingga emas tetap lebih unggul dari sisi nilai investasi jangka panjang. Emas klasik (bukan emas putih) juga dikenal lebih stabil, mudah dijual kembali, dan memiliki pasar yang luas.
Karena itu, jika Anda mencari logam mulia dengan nilai tukar yang kuat dan likuiditas tinggi, emas masih menjadi pilihan utama.

Dari segi durabilitas, material emas memiliki tingkat sekitar 3,5–4 pada skala Mohs. Perlu Anda ketahui bahwa semakin tinggi kadar emas suatu perhiasan, semakin lembut perhiasan tersebut.
Sementara palladium sedikit lebih keras dan tahan gores, sehingga cocok bagi Anda yang aktif beraktivitas.

Perhiasan palladium memang elegan, tetapi proses perbaikannya membutuhkan keahlian khusus. Jika rusak atau ukurannya tidak pas, hanya sedikit bengkel perhiasan yang bisa menanganinya.
Sebaliknya, emas lebih mudah dipoles ulang, diperbaiki, dan dikustomisasi ukurannya (untuk produk cincin). Apalagi sekarang semakin banyak toko emas yang menyediakan layanan perawatan perhiasan emas berkala.
Jadi, bagi Anda yang mengutamakan kemudahan dan kepraktisan, emas jelas lebih ideal dan efisien untuk pemakaian jangka panjang.
Baik bahan palladium vs emas sama-sama memiliki daya tarik masing-masing. Namun, jika mencari perhiasan yang lebih mudah Anda temukan, perawatannya mudah, dan punya nilai jual tinggi, emas adalah pilihan yang bijak.
Lagipula perhiasan emas tidak hanya elegan, tetapi juga fleksibel untuk berbagai desain, dari klasik hingga modern.
Namun, apa pun pilihan Anda, Jika Anda berencana menjual emas lama, perhiasan emas tanpa surat, atau emas warisan dengan harga terbaik, Raja Emas Indonesia adalah tempat yang tepat. Kami siap melayani Anda dengan proses cepat, aman, dan transparan!
Pastikan setiap gram emas Anda dihargai secara adil hanya di Raja Emas Indonesia.