
Daerah penghasil emas memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, mengingat emas merupakan komoditas bernilai tinggi. Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara kaya emas dan bahkan masuk dalam lima besar produsen emas dunia.
Kekayaan ini tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristik tambang yang berbeda-beda.

Pulau Sumatera sejak lama dikenal dengan julukan Pulau Emas. Tambang Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara punya cadangan emas Sumatera yang sangat besar dan pernah mencatat produksi emas mencapai jutaan ons dalam satu tahun.
Perak di Martabe ditemukan dalam jumlah signifikan dan menyerap ribuan tenaga kerja lokal, sehingga memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.

Jawa Barat juga termasuk daerah penghasil emas di Indonesia yang cukup penting, salah satunya melalui Tambang Emas Pongkor di Bogor. Tambang ini dikelola oleh PT Aneka Tambang dan telah beroperasi sejak tahun 1974.
Keunikan Pongkor terletak pada metode penambangan bawah tanah yang berwawasan lingkungan. Semua ini demi menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sementara produksi emasnya yang stabil menjadikan tambang ini tetap produktif hingga kini.

Di wilayah timur Indonesia, Tambang Batu Hijau di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu tambang emas terbesar. Pasalnya, tambang tersebut ini memiliki cadangan bongkahan emas dan perak yang sangat besar serta pernah menghasilkan jutaan ons emas mentah.
Terlebih keberadaan Batu Hijau menjadikan sektor pertambangan sebagai tulang punggung perekonomian daerah NTB dan membuka banyak lapangan kerja.

Jika berbicara tentang daerah penghasil emas di Kalimantan, Tambang Pujon di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah adalah jawabannya. Para ahli menyatakan tambang ini memiliki cadangan emas yang sangat melimpah dan memprediksi bakal masih produktif hingga puluhan tahun ke depan.
Selain kontribusinya terhadap industri tambang nasional, Pujon juga menjadi sumber penghidupan utama bagi masyarakat di sekitarnya.

Tambang Gosowong di Halmahera merupakan salah satu tambang emas terbesar ketiga di Indonesia. Tambang ini mulai beroperasi sejak pertengahan 1990-an oleh PT Nusa Halmahera Minerals. Produksi bijih emasnya mencapai puluhan juta ons dan cadangan mineralnya terus bertambah.
Keberadaan Gosowong menjadikan Halmahera sebagai salah satu pusat pertambangan emas nasional.

Di ujung timur Pulau Jawa, terdapat Tambang Tujuh Bukit atau Tumpang Pitu yang berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur. Tambang ini memiliki cadangan emas yang sangat menjanjikan dan mulai mencatatkan produksi signifikan sejak tahun 2017.
Dalam waktu singkat, volume produksinya terus meningkat, menjadikannya salah satu tambang emas yang paling diperhitungkan di Indonesia saat ini.

Papua menempati posisi teratas sebagai daerah penghasil emas di Papua sekaligus daerah penghasil emas terbesar di Indonesia. Tambang Grasberg di bawah pengelolaan PT Freeport Indonesia menguasai lebih dari separuh cadangan emas nasional.
Di sini juga ditemukan sejumlah besar, bahkan menjadi salah satu tambang terbesar di dunia. Tidak mengherankan jika Papua menjadi pusat utama industri emas Indonesia.
Daftar daerah penghasil emas di Indonesia menunjukkan betapa besarnya potensi sumber daya alam milik negeri ini. Emas sumber daya alam berbagai wilayah tersebut pada akhirnya beredar di masyarakat dalam bentuk perhiasan, batangan, maupun aset investasi.
Jika Anda memiliki simpanan emas dan berencana menjualnya, Raja Emas Indonesia siap menjadi mitra tepercaya. Kami menerima emas berbagai kondisi dengan harga tinggi, proses aman, dan transparan. Raja Emas Indonesia juga memiliki 42 cabang di seluruh Indonesia sehingga semakin dekat dengan Anda.