
Emas Hongkong kerap dianggap sebagai salah satu jenis emas berkualitas tinggi dan harga yang cukup kompetitif di pasar internasional. Tak heran, banyak orang tertarik memilikinya, entah sebagai perhiasan maupun aset bernilai.
Namun, sebelum memutuskan membeli atau menjualnya, sebaiknya Anda memahami dulu karakter, perbedaan, hingga kelebihan dan kekurangannya emas ini. Nah, artikel ini siap memberi informasi tersebut secara tuntas.

Emas Hongkong adalah emas yang produksi dan proses perdagangannya memakai standar pasar Hong Kong, yang terkenal sebagai salah satu pusat perdagangan emas terbesar di Asia.
Istilah “Hongkong” sendiri merujuk pada asal atau standar pembuatannya, bukan sekadar nama dagang semata.
Sejak lama, Hong Kong terkenal sebagai hub keuangan internasional dengan sistem perdagangan emas yang likuid dan transparan. Dari sanalah reputasi emas Hongkong terbentuk, khususnya berkat kadar kemurniannya yang relatif tinggi dan mengikuti standar internasional.
Emas ini biasanya tersedia dalam bentuk perhiasan, tapi beberapa produsen juga masih membuat versi batangannya. Fungsinya pun beragam, entah sebagai perhiasan premium atau diperjualbelikan sebagai aset bernilai tinggi.
Kode emas Hongkong menggunakan angka, yang memperlihatkan kadar kemurniannya, seperti 999 (24K) untuk emas murni dan 916 (22K) untuk kadar di bawahnya.
Baca Juga: Emas Terbuat dari Apa?

Meski sama-sama emas, karakter emas dari Hong Kong dan Indonesia punya sejumlah perbedaan, yaitu:
Perbedaan paling mencolok terletak pada kadar emasnya. Emas Hongkong umumnya memiliki kadar tinggi, sering berada di kisaran 22K (91,6%) hingga 24K (99,9%–99,99%).
Sementara itu, kadar kemurnian emas Indonesia lebih bervariasi, yang biasanya ada di rentang 18K (75%) hingga 22K (91,6%). Sementara itu, kadar 24 biasanya digunakan pada emas batangan.
Di Hong Kong, harga emas bisa terasa lebih murah saat pembelian karena tidak dikenakan PPN maupun bea impor. Likuiditas pasar yang tinggi dan persaingan dealer yang ketat juga membuat harga emas lebih dekat ke harga emas dunia.
Meski begitu, harga per gram perhiasan emas Hongkong sering kali terasa mahal karena desainnya yang kompleks dan ongkos pembuatan yang tinggi.
Sebaliknya, emas Indonesia cenderung memiliki harga yang lebih stabil dan familiar di pasar lokal, dengan ongkos pembuatan yang relatif lebih terjangkau.
Perbedaan di atas menunjukkan bahwa emas yang murah saat dibeli belum tentu menguntungkan saat dijual kembali di Indonesia.
Emas Hongkong identik dengan desain modern, detail halus, dan terlihat besar. Biasanya sudah terjual dalam bentuk tertentu dan kurang fleksibel untuk custom.
Sementara itu, emas Indonesia lebih banyak memakai desain klasik atau tradisional, tetapi proses custom-nya lebih mudah.
Emas Hongkong diproduksi dengan teknologi modern dan kontrol kualitas yang ketat, sehingga hasil akhirnya terlihat rapi dan presisi.
Di Indonesia juga sudah memakai teknologi modern, namun masih banyak perhiasan emas yang memakai sentuhan handmade untuk memberi nilai artistik tersendiri.
Emas Hongkong sering biasanya sudah punya sertifikat internasional sehingga lebih mudah diperdagangkan lintas negara. Sementara itu, emas Indonesia sering kali menggunakan sertifikat nasional yang lebih praktis untuk transaksi di dalam negeri.

Sebelum memutuskan memilih emas Hongkong ini, cek juga kelebihan dan kekurangannya sebagai tambahan pertimbangan.
Beberapa kelebihan emas ini adalah:
Sementara itu, kekurangan emas ini adalah:
Dengan informasi di atas, Anda tentu bisa memutuskan cocok tidaknya membeli emas ini.
Tapi, apa pun pilihan Anda, jika berencana menjual emas Hongkong lagi, maka percayakan penjualannya di Raja Emas Indonesia. Dengan prinsip, “Kami Terima Emas Harga Tinggi”, Anda tidak perlu khawatir soal harga penjualan yang kecil. Segera datangi Raja Emas Indonesia dan rasakan kemudahan transaksinya!