
Banyak pemilik emas mengira asetnya tidak lagi bernilai ketika mengalami kerusakan. Kekhawatiran harga anjlok atau tidak laku sama sekali sering muncul. Padahal, emas yang rusak tetap memiliki nilai dan masih bisa jual emas rusak dengan harga wajar, bahkan tetap menguntungkan jika dilakukan dengan cara yang tepat.
Tentu, prosesnya tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar transaksi aman dan adil. Melalui pembahasan ini, Anda akan mendapatkan panduan jual beli emas rusak, sekaligus rekomendasi tempat tepercaya untuk menjualnya.

Ada tujuh tips jual emas yang patah, tergores, atau dalam kondisi “jelek” lain yang bisa Anda ikuti, yaitu:
Penentu utama nilai emas rusak tetap berdasarkan kadar dan beratnya, bukan bentuk fisiknya. Jadi, meskipun perhiasan sudah patah atau kusut, harganya tetap mengacu pada kadar emas, seperti 24K, 22K, atau 18K.
Jadi, sebelum menjualnya, pastikan Anda mengetahui kadar emas melalui cap karat atau menguji kadarnya di tempat tepercaya. Dengan begitu, posisi Anda akan lebih kuat saat bernegosiasi dan tidak mudah ditekan pembeli.
Harga emas selalu berubah setiap harinya, sehingga akan lebih baik Anda menjualnya ketika harga emas sedang naik. Sebab, harganya bisa menutup potongan akibat kerusakan.
Karena itu, sebaiknya cek harga emas harian terlebih dahulu agar momen menjualnya pas.
Jika Anda masih memiliki nota pembelian, sebaiknya bawa dokumen ini ketika menjual emas rusak. Sebab, nota ini bisa membantu membuktikan asal-usul emas sekaligus membuat proses penilaian lebih cepat.
Saat menjual emas yang rusak biasanya Anda dikenai potongan. Biasanya potongan emas rusak ini sekitar 5–10%, tergantung kebijakan toko dan tingkat kerusakannya.
Jadi, pastikanlah menanyakannya sejak awal agar tidak kaget di akhir transaksi. Dengan begitu, Anda bisa menilai apakah penawarannya masih wajar atau justru merugikan.
Jangan langsung menjual di tempat pertama yang Anda datangi, karena bisa jadi tempat lain memberikan penawaran lebih menarik. Karena itu, usahakan datang ke beberapa tempat dan membandingkannya.
Setelah itu, pilih tempat yang memberikan penawaran paling menguntungkan dan masuk akal.
Tidak semua toko emas mau membeli emas rusak atau patah. Jadi, pastikan Anda datang ke tempat yang memang mau membeli emas rusak dan punya penilaian yang objektif.
Pembeli tepercaya akan menimbang emas dan mengecek kadarnya di depan Anda dengan alat khusus, seperti XRF atau avometer. Lebih baik hindari tempat yang menolak melakukan pengecekan transparan, karena berisiko merugikan Anda dan menimbulkan kecurigaan.
Baca Juga: Jual Emas di Pegadaian vs Toko Emas

Jika Anda ingin proses yang lebih aman, transparan, dan tidak ribet, Raja Emas Indonesia bisa menjadi solusi tepat. Raja Emas Indonesia menerima berbagai kondisi emas yang rusak.
Proses penilaiannya berlangsung terbuka di depan Anda dengan alat modern, sehingga kadar dan berat emas benar-benar dihitung apa adanya. Lalu, sesuai slogan, “Kami Terima Emas Harga Tinggi”, emas yang Anda jual pun pasti mendapat harga yang bagus.
Pada akhirnya, keputusan jual emas rusak tetap ada di tangan Anda. Namun, dengan mengikuti tips di atas dan memilih kami, Anda bisa menjualnya tanpa rasa khawatir. Karena itu, segera siapkan emas rusak Anda dan bawa ke Raja Emas Indonesia terdekat!