
Setiap perhiasan emas memiliki kadar kemurnian berbeda, dan satuan yang digunakan untuk menentukannya adalah karat. Namun, apa itu karat dalam emas sebenarnya?
Raja Emas Indonesia akan membantu Anda memahami arti karat, cara membedakan kadar emas, serta daftar karat yang umum di pasaran. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat menentukan nilai jual terbaik untuk koleksi perhiasan emas Anda.

Istilah karat (K) sering digunakan untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas dalam sebuah logam. Angka karat yang tinggi pada suatu perhiasan berarti kandungan emas murninya juga semakin banyak.
Emas murni sendiri memiliki kadar 24 karat (24K), yang berarti seluruh 24 bagian logamnya terdiri dari emas tanpa campuran. Sebagai contoh, emas 18 karat memiliki 18 bagian emas dan 6 bagian logam lain (seperti tembaga atau perak), sehingga kadar kemurniannya adalah (18/24) × 100% = 75%.
Dengan rumus yang sama, jika Anda bertanya emas 8 karat berapa persen, maka hasilnya adalah (8/24) × 100% = 33,3%. Jadi untuk pertanyaan emas 24 karat berapa persen tentu nilainya adalah 100% murni, sebagai patokan nilai karat.
Anda perlu membedakan istilah karat (K) dan carat (ct) karena sering membuat salah paham. Jadi jika karat mengukur kemurnian emas, maka carat kita gunakan untuk menimbang berat batu permata.
Jadi pertanyaan apa itu karat dalam berlian, sebenarnya kurang tepat, karena untuk menilai batu permata istilah yang digunakan adalah carat. Satu carat sendiri setara dengan 200 miligram atau 0,2 gram, dan sistem ini telah diakui secara internasional sejak tahun 1907.
Sebagai contoh, pada perhiasan cincin emas 18 karat dengan berlian 2 carat, berarti cincin tersebut terbuat dari emas berkadar 75% dan dihiasi berlian seberat 0,4 gram.

Banyak orang sering menyebut “karat” dan “gram” saat berbicara tentang emas, atau mungkin Anda sering bertanya-tanya: 1 gram berapa karat emas? Kedua satunya tersebut faktanya memiliki fungsi yang berbeda namun saling berkaitan erat.
Karat (K) seperti yang tak sudah kita bahas digunakan untuk mengukur kemurnian emas, sedangkan gram (g) mengukur berat fisik emas secara keseluruhan. Untuk mengetahui berapa gram emas murni yang terkandung dalam sebuah perhiasan, Anda bisa menggunakan rumus sederhana:
Emas murni (gram) = berat total (gram) × karat ÷ 24
Contoh 1
Anda punya cincin emas 18 karat dengan berat 10 gram. Berapa gram emas murninya?
10 gram×18/24=7,5 gram emas murni
Jadi cincin Anda mengandung 7,5 gram emas murni dan 2,5 gram logam campuran (biasanya tembaga, perak, atau nikel).
Contoh 2
Anda memiliki kalung emas 22 karat seberat 5 gram, maka jumlah emas murninya adalah:
5 gram×22/24=4,58 gram emas murni
Sama seperti contoh di atas, artinya emas murni dalam kalung Anda berjumlah 4,58 gram.

Berikut beberapa jenis karat yang umum pada perhiasan emas dan perbedaannya:
Memahami apa itu karat dalam emas membantu Anda menilai kadar kemurnian dan nilai jual perhiasan dengan lebih akurat. Namun untuk Anda yang ingin menjual koleksi emas lama, perhiasan warisan, atau emas yang suratnya hilang dengan tawaran paling kompetitif, Raja Emas Indonesia adalah tempat yang tepat.
Kami melayani pembelian berbagai jenis perhiasan emas dan logam mulia dengan proses cepat, aman, dan transparan. Tim profesional kami siap menaksir nilai emas Anda berdasarkan kadar karat dan berat sebenarnya.
Dapatkan pengalaman transaksi yang nyaman dan menguntungkan hanya di Raja Emas Indonesia, mitra tepercaya jual beli emas Anda.