
Emas bukan sekadar logam mulia bernilai tinggi, tetapi juga fondasi penting bagi stabilitas ekonomi global. Karena itu, banyak yang berusaha menjadi salah negara dengan cadangan emas terbesar di dunia demi mengamankan kekuatan finansial dan kepercayaan internasional.
Lalu, siapa pemilik cadangan emas terbesar di dunia? Untuk menjawabnya, mari kita telusuri daftar lengkap di bawah!
Baca Juga: Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia

Amerika Serikat menempati posisi teratas sebagai negara dengan cadangan emas terbesar di dunia.
Sebab, total emas yang mereka punya mencapai sekitar 8.133 ton. Cadangan ini juga berperan sebagai patokan kepercayaan terhadap dolar AS sebagai mata uang cadangan global.

Di peringkat kedua, Jerman menyimpan sekitar 3.351 ton emas. Menariknya, beberapa tahun belakangan Jerman terkenal sebagai negara yang aktif memulangkan emasnya dari luar negeri.
Langkah tersebut bertujuan untuk menunjukkan simbol kedaulatan ekonomi sekaligus usaha memperkuat stabilitas euro di tengah dinamika ekonomi Eropa.

Italia memiliki cadangan emas sekitar 2.451 ton, yang dikelola dan dijaga ketat oleh Bank Italia. Sebab, di tengah tantangan utang publik yang cukup tinggi, emas merupakan penjamin untuk menjaga kepercayaan pasar dan melindungi ekonomi nasional dari risiko krisis.

Prancis berada tepat di bawah Italia dengan cadangan emas sekitar 2.436 ton. Selain berfungsi sebagai cadangan nasional, emas Prancis juga berperan penting dalam transaksi internasional dan menjaga stabilitas moneter jangka panjang.

Saat ini Rusia tercatat memiliki sekitar 2.335 ton cadangan emas. Dalam satu dekade terakhir, negara ini pun terkenal agresif menambah cadangan emas mereka, yang dipakai sebagai strategi mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
Langkah tersebut juga dianggap berperan sebagai antisipasi terhadap risiko sanksi ekonomi global.

Cadangan emas China mencapai sekitar 2.264 ton. Bagi negara ini, emas merupakan instrumen strategis jangka panjang untuk mendukung internasionalisasi yuan dan diversifikasi cadangan devisa.
Kebijakan ini memperlihatkan ambisi China dalam memperkuat posisinya di sistem keuangan global.

Swiss menyimpan sekitar 1.039 ton emas, yang berguna untuk menjaga stabilitas franc Swiss sekaligus memperkuat reputasi negara tersebut sebagai pusat keuangan dunia.
Tidak mengherankan jika emas menjadi elemen penting dalam sistem moneter Swiss.

India memiliki cadangan resmi di kisaran 860–870 ton emas. Selain simpanan negara, kepemilikan emas rumah tangga yang sangat besar juga membuat negara ini lebih unik. Jika digabungkan dengan milik sipil, kemungkinan jumlahnya akan meningkat drastis.

Jepang menyimpan sekitar 846 ton emas, yang bertujuan sebagai lindung nilai terhadap fluktuasi yen sekaligus menopang stabilitas ekonomi di sektor ekspor.

Belanda melengkapi daftar ini dengan cadangan sekitar 612 ton emas. Kabarnya, Pemerintah Belanda sempat merelokasi sebagian emasnya sebagai strategi pengamanan aset nasional. Kebijakan ini mencerminkan pentingnya emas dalam menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang mereka.
Melihat daftar tersebut, wajar jika banyak yang menganggap cadangan emas negara di dunia merupakan upaya pengukuhan status di global. Sebab, semua negara di atas memang terkenal sebagai pemain penting perekonomian dunia.
Sementara itu, bagi Anda sebagai individu, memahami peta emas global bisa menjadi pengingat bahwa emas selalu relevan, baik sebagai pelindung nilai maupun aset bernilai tinggi.
Jika Anda memiliki emas atau perhiasan dan ingin menjualnya dengan aman, Raja Emas Indonesia siap membantu. Proses jual emas di Raja Emas Indonesia bisa dilakukan tanpa surat, tanpa potongan tersembunyi, dan dengan sistem yang transparan.
Jadi, saat dunia terus mencermati pergerakan negara dengan cadangan emas terbesar di dunia, Anda pun bisa mengambil langkah cerdas dengan mengelola emas pribadi secara tepat bersama Raja Emas Indonesia.