
Apabila Anda pernah melihat emas putih yang begitu berkilau, barangkali Anda tak sadar bahwa kilau itu ternyata tidak selalu berasal dari emasnya. Rhodium adalah rahasia di balik kilau tersebut, yakni lapisan logam mulia yang memberikan tampilan mewah sekaligus perlindungan ekstra.
Lalu, apa sebenarnya rhodium itu? Simak penjelasannya berikut.

Dalam ilmu kimia, logam rhodium adalah elemen logam mulia dengan simbol Rh. Adapun atom rhodium adalah bernomor 45, sementara berat jenisnya sekitar 12,4 gram/cm³.
Rhodium termasuk ke dalam kelompok platinum group metals (PGM) bersama platinum dan palladium. Logam ini ditemukan pertama kali oleh ilmuwan Inggris, William Hyde Wollaston, pada tahun 1803.
Dalam bentuk aslinya, rhodium tampak putih keperakan dengan kilau tinggi. Rhodium tercatat sangat tahan terhadap korosi serta oksidasi, sekalipun pada suhu ekstrem. Rhodium juga punya titik leleh tinggi, yakni sekitar 1.964°C.
Karena sifat-sifatnya tersebut, bahan rhodium adalah salah satu material paling stabil di muka bumi.
Dalam dunia perhiasan, rhodium berperan penting sebagai pelapis emas putih dan perak agar tampak lebih berkilau dan tidak lekas menguning. Sementara di industri otomotif, rhodium dimanfaatkan sebagai komponen penting dalam katalis mobil untuk menekan emisi karbon.
Karena tingkat kelangkaannya yang luar biasa, dengan jumlah produksi hanya 0,000001% dari total tambang logam dunia, tidak heran jika harga rhodium melampaui harga emas dan platinum.

Berikut lima fakta menarik yang membuktikan kenapa perhiasan rhodium adalah salah satu favorit di dunia perhiasan.
Rhodium hanya muncul dalam jumlah sangat kecil setiap menambang platinum. Produksinya amat terbatas, sekitar 1/100 dari jumlah emas yang ditambang setiap tahun. Karena itu, tak heran jika rhodium mendapat julukan “si permata tersembunyi” atau hidden gem di dunia logam mulia.
Saking langkanya, harga rhodium bisa naik drastis. Pada puncaknya, logam ini pernah diperdagangkan hingga USD 30.000 per ons, atau sekitar Rp498,7 miliar, menjadikannya salah satu logam paling mahal di bumi.[1]
Sudah sepatutnya lapisan rhodium pun menambah nilai jual dan gengsi pada perhiasan yang menggunakannya.
Sebenarnya, warna asli emas putih tidak seputih yang terlihat. Warna aslinya justru sedikit kekuningan. Nah, setelah diberi lapisan rhodium, tampilannya berubah total menjadi putih cerah dan berkilau. Maka tak berlebihan jika perhiasan rhodium menjadi simbol dari kesempurnaan dalam tampilan elegan.
Biarpun rhodium sangat keras dan tahan korosi, lapisannya dapat menipis akibat pemakaian harian. Untuk itu, rhodium perlu dilapis ulang (replating) setiap 12-18 bulan sekali supaya tetap berkilau seperti baru.
Walau lapisan luarnya bisa memudar, nilai dasarnya tidak hilang karena perhiasan tersebut sejatinya terbuat dari logam berharga seperti emas atau platinum. Itulah mengapa perhiasan berlapis rhodium tidak pernah sepi peminat, baik itu kolektor maupun investor.
Singkatnya, rhodium adalah logam mulia super langka dengan nilai tinggi yang memperindah dan menambah nilai perhiasan. Di Raja Emas Indonesia, kami siap membeli emas dan logam langka seperti rhodium dengan transparan dan harga terbaik. Jangan ragu, segera jual logam mulia Anda hanya di Raja Emas Indonesia!