
Bagi Anda yang gemar berinvestasi emas, menjaga keamanan aset tentu menjadi prioritas utama. Dengan memahami cara menyimpan emas yang aman, Anda dapat melindungi perhiasan atau logam mulia dari risiko pencurian, kehilangan, maupun kerusakan.
Di sini, Raja Emas Indonesia akan memandu Anda memilih metode penyimpanan terbaik, sesuai kebutuhan.

Jika Anda memilih menyimpan emas di rumah, pastikan menggunakan brankas berkualitas tinggi yang memiliki sistem keamanan ganda. Kira-kira seperti ini fitur-fiturnya:
Selain itu, pastikan tempat menyimpan emas yang aman di rumah, tidak mudah ditebak, dan tidak mudah dijangkau orang lain seperti garasi atau gudang. Intinya jangan ragu berinvestasi pada brankas berkualitas sebagai lapisan perlindungan pertama dari pencuri dan risiko kerusakan.

Keamanan seharusnya bukan sesuatu yang bersifat permanen. Karena itu pastikan Anda rajin mengevaluasi ulang tempat penyimpanan emas secara rutin.
Misalnya dengan:
Langkah kecil ini dapat membuat perbedaan besar dalam mencegah risiko kehilangan.

Agar emas tidak tergores, teroksidasi, atau rusak, simpan di wadah tertutup rapat seperti:
Selain melindungi, langkah ini juga membantu Anda melakukan inventarisasi emas dengan mudah di kemudian hari.

Cara menyimpan emas di bank bisa dengan buka akun tabungan digital atau melalui layanan Safe Deposit Box (SDB). Alternatif tersebut adalah opsi yang lebih aman dengan sistem keamanan berlapis daripada disimpan di rumah.
Salah satu layanan SDB paling populer adalah SDB Bank BCA. Pasalnya, bank terkemuka ini menghadirkan sistem penyimpanan canggih dengan akses kartu khusus, sensor sidik jari, dan PIN unik.
Untuk biaya sewanya berkisar antara Rp250.000 – Rp900.000 per tahun, tergantung ukuran kotak deposit yang Anda pilih.

Sama seperti bank, Pegadaian juga memiliki fasilitas SDB Pegadaian yang menawarkan layanan penyimpanan aman untuk menghindari resiko kehilangan dan pencurian. Biaya sewanya berkisar Rp400.000 – Rp800.000 per tahun, menjadikannya alternatif yang efisien dan tepercaya bagi masyarakat luas.
Cara menyimpan emas di Pegadaian bisa dengan membuka tabungan emas atau titip emas fisik pada cabang Pegadaian terdekat.

Jika Anda memiliki emas dalam jumlah besar, layanan profesional seperti Brankas Emas Antam bisa menjadi solusi ideal. Program Berencana Aman Kelola Emas (Brankas) dari PT Aneka Tambang Tbk menyediakan fasilitas penyimpanan dengan biaya mulai dari Rp100.000 hingga Rp2.500.000 per tahun.
Selain menyimpan, layanan Brankas juga menghadirkan layanan jual emas, pencairan tunai, hingga infak dan zakat.

Terakhir, rahasiakan kepemilikan emas Anda. Hindari memposting emas di media sosial atau membicarakannya secara terbuka. Semakin sedikit orang yang tahu, semakin kecil pula risiko jadi korban kejahatan pencurian atau penipuan terkait simpanan emas Anda.
Dengan menerapkan langkah-langkah cara menyimpan emas yang aman di atas, Anda dapat menjaga keamanan aset berharga sekaligus ketenangan pikiran. Dan bila suatu saat Anda ingin menjual emas lama, emas tanpa surat, atau logam mulia dengan harga terbaik, Raja Emas Indonesia siap melayani Anda dengan profesional dan tepercaya.
Kunjungi store terdekat kami sekarang juga untuk mendapatkan pengalaman transaksi emas yang nyaman dan menyenangkan.