
Berbeda dengan aset lain yang rentan terhadap inflasi, emas justru mempertahankan nilainya dan konsisten mencatatkan peningkatan harga. Fenomena ini membuat banyak orang bertanya-tanya, kenapa emas mahal dan nilainya seakan tak lekang oleh waktu.
Untuk menjawabnya, berikut lima alasan kenapa emas mahal.

Sulit dipercaya, tapi ternyata dibutuhkan penggalian berton-ton batuan demi mendapatkan beberapa gram emas saja. Di sisi lain, kebutuhan emas untuk investasi dan perhiasan terus meningkat setiap tahunnya. Tidak ketinggalan juga permintaan dari sektor teknologi yang turut menyumbang kenaikan ini.
Kelangkaan inilah yang menjelaskan kenapa harga emas begitu mahal. Kelangkaan logam mulia ini kian menjadi-jadi lantaran sumber tambang baru semakin menipis, sehingga semakin sulit diperoleh.

Tak banyak logam yang mampu bertahan menghadapi waktu, tetapi emas adalah pengecualian. Logam mulia kuning ini tetap berkilau, bahkan setelah berabad-abad tersimpan. Itulah salah satu keajaiban emas.
Rahasianya sederhana. Emas tidak berkarat, tidak pudar, dan tidak bereaksi terhadap udara maupun air.
Sifat alaminya yang stabil membuat emas tetap indah meski dipakai setiap hari, sekalipun diwariskan dari generasi ke generasi seraya nilai intrinsiknya tak sirna. Dan karena ketahanannya yang abadi, emas tak pernah kehilangan pesona sebagai aset berharga.

Tahukah Anda? Emas murni sanggup berubah dari selembar material 1 milimeter menjadi hamparan selebar beberapa meter dengan kondisi masih sempurna.
Menariknya, tidak semua logam bisa dibentuk sesuka hati seperti ini, kecuali emas. Nah, kelenturan luar biasa ini turut menjadi salah satu alasan kenapa harga emas mahal sekali.
Dari sudut pandang ilmiah, emas memiliki struktur atom yang sangat stabil dan padat. Dengan 79 proton dan 118 neutron, emas memiliki sifat lentur alami yang mempertahankan kekuatannya selama proses pembentukan.
Sifat ini mendukung penggunaannya yang luas, tidak sekadar untuk perhiasan, melainkan juga dalam bidang yang memerlukan presisi, seperti ukiran halus dan elektronik.

Sejak zaman Mesir Kuno, emas telah menjadi simbol resmi untuk kemuliaan dan keabadian. Firaun bahkan terbaring dalam peti dan topeng emas, seperti yang terkenal pada makam Tutankhamun.
Sementara pada abad ke-7 SM, Kerajaan Lydia di Asia Kecil pun mencetak koin emas pertama di dunia, yang menjadi tanda awal pengakuan global atas nilainya.
Tak heran jika banyak orang bertanya kenapa emas mahal dan berharga. Jawabannya ada pada keindahan dan kemewahannya yang tak tergantikan.
Struktur atom emas menyerap cahaya biru dan memantulkan cahaya secara unik, lalu menghasilkan warna kuning berkilau dengan nuansa hangat yang tidak bisa ditiru logam lain.

Setiap kali terjadi krisis ekonomi, investor cenderung beralih ke emas. Ini bukan tanpa alasan. Logam ini telah terbukti menjadi aset aman (“safe haven”) selama berabad-abad.
Nilainya tidak mudah terpengaruh inflasi, malah sering meningkat ketika mata uang melemah. Inilah yang menjadikan emas sebagai pelindung kekayaan yang efektif.
Selain itu, hampir semua bank sentral dunia menyimpan emas sebagai bagian dari cadangan devisanya karena nilainya yang konsisten di belahan bumi mana pun. Karena itu jangan ragu memulai investasi sekarang juga, tapi pastikan Anda memahami dulu cara kerja investasi emas untuk mengoptimalkan hasilnya.
Setelah memahami kenapa emas mahal, kini saatnya Anda memanfaatkan nilainya secara cerdas. Dengan kata lain, jangan biarkan emas Anda hanya tersimpan tanpa manfaat. Jual emas dan logam mulia Anda di Raja Emas Indonesia. Dapatkan harga terbaik dengan proses yang jelas di depan mata!