
Pengeluaran besar sering kali terasa memberatkan karena dana belum dipersiapkan, padahal kebutuhannya sudah bisa Anda prediksi sejak jauh hari. Inilah alasan mengapa sinking fund jadi strategi keuangan yang bisa Anda aplikasikan.
Metode ini memungkinkan Anda menyiapkan dana secara bertahap sesuai tujuan dan waktu yang sudah direncanakan, sehingga pengeluaran besar tidak lagi mengganggu tabungan utama maupun dana darurat. Pelajari konsep sinking fund, manfaatnya, bedanya dengan dana darurat, dan penerapan praktisnya agar kondisi finansial tetap stabil.

Sinking fund merupakan dana yang disisihkan rutin untuk kebutuhan tertentu yang sudah bisa Anda prediksi sebelumnya, seperti pajak kendaraan, servis rutin, liburan, atau membeli gadget.
Contoh sinking fund ini adalah ketika Anda merencanakan liburan keluarga tahun depan dengan budget Rp10 juta.
Nah, Anda bisa menyisihkan Rp830 ribu sampai Rp900 ribu per bulan selama 12 bulan ke rekening khusus sinking fund. Begitu waktunya tiba, dana sudah ada tanpa perlu meminjam atau mencairkan tabungan lain.
Nah, beberapa manfaat mempersiapkan sinking fund adalah:
Baca Juga: Apa Itu Frugal Living?

Beberapa dari Anda mungkin masih menganggap sinking fund ini masih sama dengan dana darurat. Padahal keduanya beda ketika Anda lihat dari beberapa aspek ini:
Sinking fund hadir untuk memenuhi pengeluaran yang sudah terencana, seperti biaya liburan, servis kendaraan, atau membeli gadget baru. Sementara darurat, umumnya hadir untuk kebutuhan tak terduga, misalnya sakit, kecelakaan, atau kehilangan pekerjaan.
Dana sinking fund hanya bisa Anda pakai pada waktu yang sudah ditargetkan. Sementara itu, waktu pemakaian dana darurat lebih fleksibel, karena bisa kapan saja saat keadaan darurat muncul.
Sinking fund biasanya dibuat setelah kebutuhan pokok dan dana darurat terpenuhi, karena sifatnya tidak mendesak. Sementara dana darurat merupakan prioritas utama karena kondisi darurat tidak bisa kita prediksi.
Jumlah dana di sinking fund bisa Anda sesuaikan dengan target spesifik. Misal,nya saat Anda ingin membeli sepeda motor Rp20 juta dalam 10 bulan, maka perlu menabung Rp2 juta per bulan.
Sementara itu, jumlah dana darurat idealnya tiga sampai enam kali 3 pengeluaran bulanan agar kebutuhan hidup tetap terpenuhi saat krisis.

Agar proses mempersiapkan sinking fund lebih terarah dan tidak memberatkan, cobalah ikuti langkah di bawah:
Jika Anda memiliki emas atau perhiasan yang ingin dicairkan untuk menambah sinking fund, maka Raja Emas Indonesia bisa menjadi pilihan tepat.
Sebab, proses jual emas di sini bisa tanpa surat, tanpa potongan, dan transparan, sehingga Anda bisa langsung menyiapkan dana untuk kebutuhan mendatang dengan aman dan nyaman.
Oleh karena itu, percayakanlah kebutuhan jual beli emas untuk sinking fund Anda kepada Raja Emas Indonesia!